Pemandangan Doesoen Kopi Sirap. Foto : Ahmad Nurohman

Tahukah kamu tentang Doesoen Kopi Sirap …??? Bagi kalian penikmat kopi di daerah Semarang mungkin tidak asing dengan Kopi Sirap. Pertama kalinya saya menikmati kopi di Doesoen Kopi Sirap pada tanggal 29 Januari 2019. Doesoen Kopi Sirap merupakan wisata edukasi kopi dan budidaya kopi yang berada di Lereng Pegunungan Kelir Dusun Sirap Desa Kelurahan Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang. Jika kalian dari Semarang ke Magelang, kalian sering melihat para penjual Buah Nangka. Nah jalan menuju Doesoen Kopi Sirap di sekitar para penjual Nangka tersebut. Kalau dari arah Semarang kalian belok kiri, jalane menanjak dan lumayan sempit. Kanan kiri Jalan ditumbuhi pepohonan besar yang sangat rimbun.

Kopi Ekselsa di Doesoen Kopi Sirap. Foto : Ahmad Nurohman

Sesampainya di lokasi Dosoen Kopi Sirap kalian bisa menikmati suasana sunyi sepi dan terdengar aliran air di sekitaran sungai di Dusun tersebut. Terlihat hamparan pohon kopi yang sudah sangat tua. Saya menuju tempat penikmat kopi Wandhe Kopi. Kopi yang sudah disangan dalam bentuk masih utuh tersimpan di dalam Toples (Lodhong) dengan nama masing-masing kopi. Saya memesan Kopi Ekselsa seharga Rp.10.000,-. Kopi yang masih utuh dimasukan dalam mesin penggiling kopi. Setelah kopi dalam bentuk bubuk disaring dan dimasukan gelas yang dicampur air. Gula terpisah di masing-masing meja penikmat kopi. Karena saya bukan penikmat kopi sejati, wedhang kopi tersebut dikasih gula yang banyak sehingga rasanya tidak terlalu pahit. he…he…

Suasana Terminal Bus Tanjung. Foto : Ahmad Nurohman

Pernahkah kalian ke Terminal Bus Tanjung…? Terminal Bus Tanjung berlokasi di Julur Pantura Jawa atau tepatnya di Jalan Cendrawasih No. 270 Desa Tanjung Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes. Pertama kalinya saya mengunjungi Terminal Tanjung pada tanggal 17 Juni 2019. Kami berangkat dari Semarang pukul 07.00 WIB masuk GT. Krapyak dan sampai Exit Tol Pejagan pukul  08.37 WIB. Sesampainya di Terminal Tanjung, kami melihat bus-bus AKAP yang sedang sibuk mengangkut para penumpangnya. Terminal ini memiliki potensi bagus karena berada di Jalur Pantura. Kondisi fisik Terminal perlu dilakukan pemeliharaan. Landasan Terminal sudah rusak. Lampu Penerangan masih bagus.

Persiapan Gerobagan. Foto : Ahmad Nurohman

Lebaran Tahun 2019 / 1 Syawal 1440 H jatuh pada hari Rabu, 5 Juni 2019 di Indonesia. Setiap daerah di Indonesia memiliki cara tersendiri untuk merayakan momen Lebaran. Salah satu tradisi unik Lebaran di Indonesia yaitu Tradisi Gerobagan. Tradisi Gerobagan ini merupakan tradisi yang sudah turun temurun sejak puluhan tahun. Tradisi Gerobagan ini merupakan tradisi ke Pantai Setrojenar (Pantai Bocor) naik menggunakan gerobak yang dihias rontek, umbul-umbul dan sound system ditarik oleh seekor kuda. Tradisi ini hanya satu-satunya di Indonesia.

Tradisi ini berada di Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah. Peserta Tradisi Gerobagan dari desa Indrosari (Banjaran), Ampih, Jogopaten, Klapasawit, Sangubanyu, Arjowinangun, Buluspesantren, Sidomoro. Sementara rute perjalanan iring-iringan gerobak melewati desa Indrosari-Ampih-Jogopaten-Klapasawit-Arjowinangun-Sangubanyu-Bocor-Setrojenar dan finish di Pantai Setrojenar (Pantai Bocor).

tradisi gerobagan 1

Kaos Tradisi Gerobagan. Foto : Ahmad Nurohman

Pada Lebaran Tahun 2019 ini para peserta Gerobagan semakin meriah. Masing-masing desa berseragam kaos yang menunjukan identitas masing-masing desa. Kaos yang dipakai di desa kami bertuliskan “Pecinta Gerobak Tua Banjaran”. Sementara hiasan pada Gerobak kami bertuliskan “Karna Su Sayang”.

Tradisi tahun ini diliput Televisi Nasional oleh inews dan kompas tv. Untuk melihat video acara Tradisi Gerobagan di inews klik link berikut https://www.youtube.com/watch?v=4RGqPBPS5io 

gerobagan

Tradisi Syawalan yang unik dari Kebumen yaitu Tradisi Grobagan. Tradisi Gerobagan merupakan tradisi sebagai wujud rasa syukur telah melaksanakan puasa Ramadan dan pergi ke pantai Setrojenar menggunakan Gerobak rias dengan sound dan rontek yang ditarik seekor kuda. Dilaksanakan setahun sekali pada hari kedua Idul Fitri. Berada di Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen. Peserta Gerobagan dari desa Indrosari (Pedukuhan Banjaran), Ampih, Jogopaten, Klapasawit, Arjowinangun, Sangubanyu dan Sidamara. Start dari Indrosari dan Finish di Pantai Setrojenar.

Lebaran kali ini direncanakan akan dilaksanakan pada hari Kamis, 6 Juni 2019.

WhatsApp Image 2018-11-25 at 17.21.03Kweku (sebutan orang Kebumen). kue tradisional yang biasanya dibuat ketika ada acara hajatan/mantu atau bisa dijumpai di pasar tradisional Kebumen. Orang Barat menyebutnya Red Tortoise Cake. Saya sejak kecil sampai sekarang sangat menyukai kue ini. Rasanya kenyal sedikit lengket dengan manis kacang hijau dan gula jawa yang sangat lembut. Kweku terbuat dari tepung ketan, santan, air, pewarna, fanili, gula jawa yang dicampur/diaduk sampai adonan kalis. Adonan dibuat piringan, ditengahnya dikasih nten-nten. Nten-nten terbuat dari campuran kacang hijau (telah digodok), gula jawa, parudan kelapa yang dikukus. Setelah piringan dikasih nten-nten, dibentuk bulatan bola dan ditaruh dicetakan yang telah diolesi minyak. Hasil cetakan ditaruh di atas daun pisang yang dibuat lingkaran dan dikukus.

Tugu Lawet Kebumen

Tugu Lawet Kebumen (Sumber : youtube.com)

Kebumen merupakan salah satu kabupaten kecil di Jawa Tengah. Pusat kotanya saja hanya sekitar Tugu Lawet sampai Alun-Alun Kebumen. Pusat perbelanjaannya saja belum termasuk Mall, hanya istilah Toserba atau Pasar Besar. Pasar Tumenggungan milik Pemerintah Kabupaten Kebumen, Rita Pasaraya dan Toserba Jadi Baru. Kebanyakan penduduknya naik Sepeda Motor ataupun Sepeda Onthel (Para Pelajar). Kotanya hanya begitu, tapi ngangenin karena tenang dan damai, serta belum begitu bising kendaraan.

Pantai Menganti Kebumen

Pantai Menganti Kebumen (Sumber : pinterest.co.uk)

Kini Kebumen mulai berubah sejak adanya Media Sosial. Tempat wisata di Kabupaten yang berslogan Beriman ini mulai dikenal oleh masyarakat Nasional maupun Internasional. Tugu Lawet Kebumen merupakan Tugu yang paling terkenal di Kebumen tepat di Bundaran Pusat Kota Kebumen. Pantai Menganti, pantai pasir putih dan bukit hijau serta pemandangan perahu nelayan yang dijuluki Selandia Barunya Jawa Tengah. Gedung yang sangat terkenal di Kebumen bahkan Mancanegara yaitu Benteng Van Der Wijck. Benteng yang didirikan Tahun 1818 atas prakarsa Jenderal Van den Bosch dari Belanda yang dijadikan tempat shooting Iko Uwais pada film The Raid 2 “Berandal”. Masih banyak lagi tempat wisata yang keren di Kebumen diantaranya wisata pantai (Pantai Lembu Purwo, Pantai Ambal, Pantai Setrojenar, Pantai Bopong, Pantai Suwuk,  Pantai Karangbolong (tempat sarang  burung lawet yang melegenda), Pantai Pasir, Pantai Surumanis, Pantai Logending), wisata Goa (Goa Jatijajar, Goa Barat, Goa Petruk), wisata Waduk (Waduk Wadaslintang dan Waduk Sempor) dan wisata kuliner (Sate Ambal dan Nasi Penggel serta Lanting (oleh-oleh khas Kebumen).

Meotel Kebumen

Meotel Kebumen by Dafam (Sumber : agoda.com)

Buktikan keindahan Kabupaten yang memiliki Fauna Identitas Burung Walet (Lawet) ini! Kalian bisa menginap di hotel yang paling keren dan terpercaya di Kebumen yaitu Hotel Meotel Kebumen (Dafam Group).

Hotel Meotel Kebumen beralamat : Jl. Ahmad Yani No.31 Kebumen 547311
Telp : (0287) 381 111
Harga : Rp.388.888 ++

Traveller cukup terkenal yang pernah berkunjung ke Kebumen diantaranya : http://www.len-diary.com/meotel-kebumen/ dan http://www.iqbalkautsar.com/.

 

Idul Adha Tahun 2018 ini jatuh pada tanggal 22 Agustus 2018. Pertama kali merayakan Idul Adha di tanah perantauan tepatnya di Kota Semarang. Tak disangka liburan Idul Adha kali ini saya diajak teman SMP yang sekian lama tak bertemu. Dia datang dari Jakarta ke Semarang bersama teman kerjaanya.

Miniatur Lawang Sewu

Miniatur Lawang Sewu

Tempat yang kita kunjungi pertama adalah Pantai Marina Semarang. Pantai yang paling terkenal di Kota Semarang. Lokasinya berada di Kawasan PRPP Semarang. Tiket masuk hanya Rp.3.000,-/orang. Pantai ini tidak memiliki ombak yang tinggi, tidak seperti di daerah tempat tinggal saya di Kebumen. Kami sambil duduk di tepi pantai menikmati indahnya Pantai.

 

 

Pertunjukan Seni di Sam Poo Kong

Pertunjukan Seni di Sam Poo Kong

Kemudian kita berkunjung ke Klenteng Sam Poo Kong Semarang. Tiket masuk Rp.10.000,-/orangdewasa untuk masung komplek wisata dan Rp.28.000,-/orangdewasa untuk masuk tempat sembahyang. Ini merupakan Klenteng terbesar di Kota Semarang. Di dalam komplek Sam Poo Kong terdapat Klenteng (Tempat Sembahyang), Patung Laksamana Ceng Hoo, Pintu Besar, dan Patung-patung kecil Lain. Waktu kami berkunjung terdapat pertunjukan seni. Cukup merinarik perhatian pengunjung.

Miniatur Lawang Sewu (Belakang)

Miniatur Lawang Sewu (Belakang)

Tempat yang kami kunjungi berikutnya yaitu Lawang Sewu. Lawang sewu merupakan bangunan bersejarah di Indonesia yang berada di Kota Semarang. Merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Dibangun tahun 1904 sampai dengan 1907. Setelah kemerdekaan bangunan ini digunakan sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia atau sekarang PT. KAI. Masyarakat setempat menyebut bangunan yang megah dan terdiri dari dua lantai tersebut dengan Lawang Sewu (Bahasa Indonesia : Pintu Seribu). Padahal pintunya tidak ada seribu, namun memang jumlahnya sangat banyak. Bangunan ini terdiri dari 3 Bangunan Utama. Di salah satu dasar bangunan tersebut terdapat Ruang Bawah Tanah yang kata orang setempat Angker.

Tempat yang terakhir kita kunjungi, Museum Kota Lama Semarang di Old City Trick Art. Kita menikamati makan siang di sebelah museum, makan Ayam Geprek.